Tenggarong, 24 Oktober 2025
Festival Budaya Mecaq Undat merupakan ritual adat dan kegiatan budaya yang dilakukan oleh masyarakat sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil laut, hasil bumi, dan rezeki yang diterima selama setahun.Kegiatan Festival Budaya Mecaq Undat yang di laksanakan oleh Pemerintah desa dan Kepala Adat Desa Budaya Desa Sungai Bawang ini di selenggarakan dalam rangka Seni Budaya Daerah setahun sekali diadakan festival tersebut, pada bulan Oktober 2025.
Di hadiri oleh Bupati Kab. Kutai Kartanegara, Camat, unsur OPD dan Forum Komunikasi Kab. Kutai Kartanegara, Kepala desa se kecamatan Muara Badak, dan Pendamping Desa P3MD.
“Mecaq” berarti membersihkan atau mensucikan.
“Undat” berarti kendaraan air atau perahu hias.
Jadi, secara makna, Mecaq Undat berarti membersihkan atau menyucikan perahu (dan diri) dari hal-hal buruk sebagai simbol penyucian dan harapan akan keselamatan di laut
Festival ini biasanya meliputi:
1. Upacara adat dan doa bersama nelayan di pesisir.
2. Arak-arakan perahu hias (undat) di sungai atau laut.
3. Pertunjukan seni dan tari tradisional Paser.
4. Lomba-lomba rakyat, bazar kuliner, dan pameran UMKM.
5. Pembersihan lingkungan pesisir sebagai simbol “mecaq”.
Pembukaan Acara festival Budaya Mecaq Undat di buka oleh Bapak Bupati Kutai Kartanegara. Dan kegiatan tersebut juga di selenggarakan dengan meriah dan persaudaraan. Ada tarian khas Dayak dan lain sebagainya.
Kegiatan Festival Budaya Mecaq Undat ini di harapkan dapat menarik wisatawan mancanegara maupun lokal. Sebagai event promosi Budaya Kalimantan Timur.
Terima kasih
Salam Persaudaraan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar