Pemerintahan
Desa Sedulang Kecamatan kota Bangun Darat Kabupaten Kutai Kartanegara
Kalimantan Timur, memulai babak baru upaya penguatan
ekonomi lokal, melalui Bumdes Harapan Etam Sedulang. Peresmian pada tanggal 30
Maret 2026, oleh Kepala Desa Sedulang, Kapasitas kandang 500 ekor ayam petelur
dan untuk sementara terisi 210 ayam petelu. unit usaha baru yaitu ayam petelur yang di proyeksikan menjadi
pendapatan asli desa, Salah satu komoditas penting dalam sektor
peternakan adalah ayam petelur. Ayam petelur tidak hanya menyumbang pasokan
pangan berupa telur yang kaya protein, tetapi juga memiliki potensi ekonomi
yang signifikan bagi masyarakat.
Menandai traspormasi
desa dari sekedar pengelolaan andminitraisi menjadikan entitas ekonomi yang
produktip, proyek ini tidak pokus pada profit sematan tetapi sebagai langkah
nyata dalam menjaga ketahanan pangan, dan menahan angka stantyng diwilayah
setempat, pengelola bumdes mengungkapan pembangun kadang ini mengunakan standar
teknis yang matang untuk memastikan kesehatan ternak ayam.Unit usaha ini
merekut tenaga kerja, unit usaha ini juga mengadupsi majajemen pakan dan
kebersihan yang ketat, memanfaatkan teknologi dan metode peternakan
yang efisien dan ramah lingkungan. Dengan teknologi yang tepat guna, kualitas
dan kuantitas produksi telur dapat ditingkatkan,
guna memastikan keberada kanda tidak menimbulkan bau yang menganggun masyarakat
stempat.
Keberadaan unit usaha ini di harapkan mampu memangkas rantai distribusi telur di kecamatan Kota Bangun Darat dengan harga yang kopoditik karena di produksi didesa dengan harga terjangkau, unit usaha Ayam Petelur ini hadir sebagai solusi untuk mengoptimalkan potensi peternakan ayam petelur dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, sekaligus memperkuat ketahanan pangan, Rencana jangka panjang nantinya akan tidak hanya menjual telur mentah, tetapi juga akan mengelola limbah kotoran ayam sebagai bahan pupuk organik yang dapat di gunakan masyarakat Petani sekitar. Dengan hasil produksi ayam petelur ini akan menambah penghasilan Pendapat Asli Desa